Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengingatkan seluruh kepala daerah agar mampu membangun kemandirian fiskal sebagai fondasi utama dalam mempercepat pembangunan di daerah masing-masing. Menurutnya, ketergantungan yang terlalu besar terhadap dana transfer dari pemerintah pusat dapat menghambat kemampuan daerah dalam mengembangkan potensi ekonomi serta menciptakan program pembangunan yang berkelanjutan.
Dalam pandangannya, pemerintah daerah perlu memiliki kemampuan menggali sumber-sumber pendapatan asli daerah (PAD) secara optimal tanpa membebani masyarakat. Langkah tersebut dapat dilakukan melalui peningkatan investasi, pengelolaan aset daerah yang lebih produktif, serta mendorong tumbuhnya sektor usaha yang mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian lokal. Dengan demikian, daerah akan memiliki ruang fiskal yang lebih luas untuk membiayai berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.
JK juga menekankan pentingnya memiliki jiwa entrepreneur atau kewirausahaan bagi setiap kepala daerah. Menurutnya, seorang pemimpin tidak hanya dituntut mampu menjalankan fungsi administrasi pemerintahan, tetapi juga harus memiliki kemampuan melihat peluang ekonomi, menarik investor, menciptakan inovasi, serta mendorong lahirnya berbagai sektor usaha baru yang dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Ia menilai bahwa kepala daerah yang memiliki pola pikir kewirausahaan akan lebih cepat dalam mengambil keputusan strategis, mampu memanfaatkan potensi daerah secara maksimal, serta lebih adaptif menghadapi perubahan kondisi ekonomi global maupun nasional. Kreativitas dalam mengelola potensi daerah menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tanpa selalu bergantung pada bantuan pemerintah pusat.
Selain itu, JK mengingatkan bahwa setiap daerah memiliki karakteristik dan potensi yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, kebijakan pembangunan harus disesuaikan dengan keunggulan masing-masing wilayah, baik di sektor pertanian, perikanan, pariwisata, industri, maupun ekonomi kreatif. Optimalisasi potensi tersebut diyakini mampu meningkatkan daya saing daerah sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.
Menurutnya, tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan efisien juga menjadi faktor penting dalam menciptakan kepercayaan investor. Dengan iklim investasi yang kondusif, berbagai proyek pembangunan dapat berjalan lebih cepat sehingga mampu meningkatkan pendapatan daerah, memperluas kesempatan kerja, dan mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat.
JK berharap seluruh kepala daerah dapat terus meningkatkan kapasitas kepemimpinan, memperkuat inovasi dalam pelayanan publik, serta membangun sinergi dengan pemerintah pusat, dunia usaha, dan masyarakat. Dengan kombinasi antara kemandirian fiskal, kepemimpinan yang visioner, dan semangat kewirausahaan, daerah diharapkan mampu berkembang lebih mandiri serta memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !