Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api sebidang tanpa palang pintu di Lingkungan Pasiran, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara. Sebuah dump truk Mitsubishi tertabrak Kereta Api (KA) Putri Deli yang tengah melaju dari Medan menuju Tebing Tinggi. Akibat benturan keras tersebut, sopir truk meninggal dunia, sementara seorang penumpang kereta mengalami luka bakar dan harus mendapatkan perawatan medis.
Peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu sore ketika dump truk yang dikemudikan Busito (56) melintasi rel kereta api dari arah kawasan galian menuju jalan utama. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pengemudi diduga kurang memperhatikan datangnya kereta yang melaju sehingga tabrakan tidak dapat dihindari. Bagian depan lokomotif menghantam sisi kiri bak truk dengan keras hingga kendaraan mengalami kerusakan parah dan terbelah menjadi dua.
Akibat benturan tersebut, Busito mengalami luka berat di bagian kepala, dada, serta patah tulang pada tangan kanan. Korban sempat dievakuasi menuju Rumah Sakit Melati Perbaungan, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan. Selain korban jiwa dari pihak truk, seorang penumpang KA Putri Deli bernama Viona Siahaan juga mengalami luka bakar akibat air panas yang tumpah di dalam rangkaian kereta saat benturan terjadi. Korban langsung mendapatkan penanganan medis di rumah sakit terdekat.
Petugas Satlantas Polres Serdang Bedagai bersama Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), PT Kereta Api Indonesia (KAI), dan Jasa Raharja segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mengevakuasi korban, serta mengamankan jalur rel. Polisi juga memeriksa kondisi kendaraan dan meminta keterangan sejumlah saksi guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. :contentReference[oaicite:3]{index=3}
Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menyebut dump truk yang terlibat kecelakaan tidak dilengkapi dokumen kendaraan maupun surat-surat resmi seperti STNK dan SIM yang sah. Temuan tersebut masih menjadi bagian dari penyelidikan untuk mengetahui apakah terdapat unsur kelalaian atau pelanggaran lain yang berkontribusi terhadap terjadinya kecelakaan. Kerugian material akibat insiden ini diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.
Akibat kecelakaan tersebut, perjalanan KA Putri Deli sempat mengalami gangguan. PT KAI Divre I Sumatera Utara melakukan upaya normalisasi jalur dan pemeriksaan terhadap lokomotif yang mengalami kerusakan agar operasional kereta dapat kembali berjalan dengan aman. Sejumlah perjalanan kereta juga mengalami keterlambatan selama proses evakuasi dan perbaikan berlangsung.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan di perlintasan kereta api sebidang, terutama yang belum dilengkapi palang pintu maupun petugas penjaga. Pengguna jalan diimbau untuk selalu berhenti, melihat ke kanan dan kiri, serta memastikan tidak ada kereta yang melintas sebelum menyeberangi rel. Kewaspadaan menjadi faktor utama untuk mencegah kecelakaan yang dapat merenggut korban jiwa.
Pihak kepolisian bersama PT KAI juga mengajak masyarakat agar mematuhi seluruh rambu keselamatan di perlintasan kereta api. Selain meningkatkan disiplin pengguna jalan, evaluasi terhadap perlintasan tanpa palang pintu dinilai penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan serupa di masa mendatang dan meningkatkan keselamatan transportasi secara menyeluruh.
Jurnalis : Danilo Fernandes
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !