Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan jaringan kereta api nasional tidak boleh hanya berfokus pada kota-kota besar. Menurutnya, transportasi berbasis rel harus tetap melayani kota-kota kecil agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan saat meresmikan revitalisasi tahap pertama Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah, sebagai bagian dari komitmen pemerintah memperkuat konektivitas nasional melalui sektor perkeretaapian.
Dalam sambutannya, Presiden menilai kereta api merupakan moda transportasi yang memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan mobilitas masyarakat, serta mempercepat distribusi barang dan jasa. Karena itu, pemerintah tidak ingin pembangunan jalur kereta hanya menghubungkan pusat-pusat ekonomi besar, melainkan juga membuka akses menuju daerah-daerah yang selama ini belum terlayani secara optimal. Dengan konektivitas yang semakin luas, peluang investasi, perdagangan, dan pertumbuhan ekonomi di daerah diharapkan semakin meningkat.
Prabowo menjelaskan bahwa kehadiran kereta api di kota-kota kecil akan memberikan dampak yang besar terhadap kehidupan masyarakat. Selain mempermudah mobilitas penduduk, keberadaan transportasi rel juga mampu menekan biaya logistik, memperlancar distribusi hasil pertanian dan industri lokal, serta membuka akses menuju pusat pendidikan, kesehatan, dan kawasan ekonomi. Hal tersebut dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah di Indonesia.
Presiden juga menekankan bahwa pelayanan transportasi publik harus mengedepankan kepentingan masyarakat. Menurutnya, keberadaan jalur kereta api tidak semata-mata diukur dari tingkat keuntungan finansial, tetapi juga dari manfaat sosial dan ekonomi yang diberikan kepada rakyat. Oleh sebab itu, pemerintah akan terus mendorong pembangunan infrastruktur yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat pemerataan pembangunan nasional.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo mengapresiasi langkah PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang terus melakukan modernisasi layanan tanpa mengabaikan fungsi sosial transportasi publik. Berbagai program revitalisasi stasiun, pengembangan sarana perkeretaapian, hingga rencana pembangunan jaringan kereta lintas pulau dinilai menjadi bagian dari upaya menciptakan sistem transportasi yang lebih terintegrasi, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Pemerintah juga tengah menyiapkan sejumlah proyek strategis di sektor perkeretaapian, termasuk pembangunan jalur Trans Sumatra dan Trans Kalimantan. Kehadiran jaringan tersebut diharapkan mampu menghubungkan berbagai wilayah, termasuk kota-kota kecil yang selama ini belum memiliki akses transportasi rel. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi tidak lagi terpusat di wilayah tertentu, melainkan dapat berkembang secara lebih merata di seluruh Indonesia.
Presiden optimistis penguatan jaringan kereta api akan menjadi salah satu fondasi penting menuju Indonesia yang lebih maju. Melalui pembangunan infrastruktur yang inklusif, pemerintah berharap seluruh masyarakat, baik di kota besar maupun kota kecil, memperoleh akses transportasi yang layak sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup, memperkuat aktivitas ekonomi, dan mendukung pemerataan pembangunan di berbagai daerah.
Jurnalis : Ghazy fikri izdihar
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !