Polisi Sebut TKP Penemuan Jasad Sutrimo Sudah Tidak Steril, Penyelidikan Difokuskan pada CCTV dan Keterangan Saksi

Polisi Sebut TKP Penemuan Jasad Sutrimo Sudah Tidak Steril, Penyelidikan Difokuskan pada CCTV dan Keterangan Saksi

Kepolisian terus mendalami penyebab meninggalnya pria bernama Sutrimo yang ditemukan tidak bernyawa di depan sebuah klinik kecantikan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dalam proses penyelidikan, aparat mengakui menghadapi kendala karena kondisi tempat kejadian perkara (TKP) saat dilakukan olah TKP sudah tidak lagi steril. Situasi tersebut terjadi karena polisi baru menerima informasi mengenai peristiwa tersebut beberapa hari setelah korban ditemukan, sehingga sejumlah kondisi di lokasi diduga telah berubah dan berpotensi memengaruhi proses pengumpulan barang bukti.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah menjelaskan bahwa fokus penyidik saat ini adalah mengumpulkan berbagai petunjuk yang masih dapat diperoleh dari lokasi kejadian. Salah satu langkah utama yang dilakukan yakni menyisir rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi untuk merekonstruksi rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan meninggal dunia. Selain itu, polisi juga tengah mendata dan memanggil sejumlah saksi yang diduga mengetahui kejadian tersebut guna dimintai klarifikasi.

Menurut Iskandarsyah, informasi mengenai kasus tersebut pertama kali diterima kepolisian melalui media sosial. Setelah memperoleh informasi tersebut, penyidik langsung melakukan olah TKP dan berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk memperoleh berbagai dokumen serta data medis yang berkaitan dengan korban. Seluruh informasi yang beredar di masyarakat masih diverifikasi agar penyelidikan dilakukan berdasarkan fakta dan alat bukti yang sah.

Selain pemeriksaan lokasi kejadian, kepolisian juga mendalami identitas korban beserta latar belakangnya. Nama Sutrimo yang beredar di publik masih dicocokkan dengan data resmi dari rumah sakit maupun dokumen administrasi lainnya. Polisi menegaskan bahwa seluruh informasi mengenai korban, termasuk berbagai dugaan yang berkembang di media sosial, masih dalam tahap pendalaman sehingga belum dapat disimpulkan kebenarannya.

Dalam proses penyelidikan, penyidik turut memeriksa rekam medis korban, riwayat pemesanan ambulans, lokasi awal korban ditemukan, hingga keterangan dari keluarga, pengemudi ambulans, petugas rumah sakit, dan pihak-pihak lain yang mengetahui peristiwa tersebut. Langkah tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran yang utuh mengenai kondisi korban sebelum dinyatakan meninggal dunia.

Kepolisian menegaskan bahwa hingga kini belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian Sutrimo karena seluruh rangkaian penyelidikan masih berlangsung. Aparat memastikan proses penyidikan dilakukan secara profesional, cermat, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Masyarakat juga diimbau untuk tidak menyebarkan spekulasi maupun informasi yang belum terverifikasi, serta menunggu hasil resmi dari penyelidikan yang sedang dilakukan oleh kepolisian.

Penyelidikan diharapkan dapat mengungkap secara jelas kronologi serta penyebab meninggalnya korban melalui dukungan alat bukti, rekaman CCTV, hasil pemeriksaan saksi, dan berbagai temuan lain yang diperoleh penyidik. Kepolisian berkomitmen menyampaikan perkembangan kasus kepada publik secara terbuka setelah fakta-fakta yang diperoleh dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

Jurnalis : Ghazy fikri izdihar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda mungkin juga menyukainya
Dapatkan Notifikasi Fakta Terkini

Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.

Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !