Sebuah rumah milik warga di Kelurahan Grobogan, Kecamatan Grobogan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, hangus dilalap si jago merah dalam peristiwa kebakaran yang terjadi pada Jumat pagi. Meski hampir seluruh bangunan beserta perabotan di dalamnya musnah terbakar, sebuah kejadian yang tidak biasa terjadi ketika uang tunai senilai Rp30 juta milik pemilik rumah berhasil ditemukan dalam kondisi utuh setelah api berhasil dipadamkan.
Rumah yang terbakar diketahui merupakan milik Suwarto (65). Kebakaran pertama kali diketahui oleh anak korban yang saat itu sedang berada di dalam rumah. Ia melihat percikan api muncul dari kabel listrik di bagian atap rumah sebelum kobaran api dengan cepat membesar. Menyadari situasi yang semakin berbahaya, anak korban segera berteriak meminta pertolongan sehingga warga sekitar berdatangan untuk membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
Namun, besarnya kobaran api yang diperparah oleh tiupan angin membuat upaya warga tidak mampu menghentikan penyebaran api. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian dan petugas pemadam kebakaran. Tidak lama berselang, personel Polsek Grobogan bersama tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman hingga api akhirnya berhasil dikendalikan. Berkat kerja sama petugas dan warga, api tidak sempat merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan bahwa kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik. Bangunan rumah yang sebagian besar menggunakan material kayu jati membuat api dengan cepat menghanguskan hampir seluruh bagian rumah. Berbagai perabot rumah tangga, peralatan elektronik, serta sejumlah dokumen penting tidak berhasil diselamatkan. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut, meskipun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.
Hal yang paling menarik perhatian dalam peristiwa tersebut adalah ditemukannya uang tunai senilai Rp30 juta yang sebelumnya disimpan pemilik rumah di bawah kasur. Setelah api berhasil dipadamkan, korban mencoba mencari uang tersebut di antara puing-puing bangunan yang telah runtuh. Di luar dugaan, uang itu ditemukan masih dalam kondisi utuh dan tidak mengalami kerusakan berarti akibat kobaran api.
Menurut keterangan pihak kepolisian, uang tersebut dapat selamat karena tertutup reruntuhan genting dan material bangunan yang tidak mudah terbakar. Lapisan genting yang jatuh menutupi lokasi penyimpanan uang sehingga panas api tidak langsung mengenai uang tunai tersebut. Uang tersebut diketahui merupakan hasil penjualan mebel milik korban yang selama ini bekerja sebagai perajin furnitur di Kabupaten Grobogan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah, terutama pada bangunan yang telah berusia tua. Pemeriksaan berkala terhadap kabel, stop kontak, maupun peralatan listrik dinilai penting untuk mengurangi risiko terjadinya korsleting yang dapat memicu kebakaran. Selain itu, penyimpanan dokumen maupun uang dalam tempat yang lebih aman juga menjadi langkah antisipasi apabila terjadi keadaan darurat.
Meskipun mengalami kerugian yang cukup besar akibat rumahnya ludes terbakar, pemilik rumah masih merasa bersyukur karena seluruh anggota keluarga berhasil menyelamatkan diri dan uang hasil usahanya tetap dapat ditemukan. Peristiwa tersebut menjadi kisah yang menyita perhatian masyarakat karena di tengah musibah besar, masih terdapat harta berharga yang berhasil lolos dari ganasnya kobaran api.
Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !