Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi memperkenalkan lima pejabat tinggi madya baru sebagai bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat pembenahan tata kelola lembaga sekaligus memastikan berbagai program prioritas pemerintah berjalan lebih optimal dan tepat sasaran.
Perkenalan lima pejabat baru tersebut dilakukan dalam konferensi pers yang dipimpin oleh Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari. Ia menjelaskan bahwa pengisian jabatan strategis tersebut merupakan tindak lanjut dari Keputusan Presiden mengenai pengangkatan pejabat tinggi madya di lingkungan BGN. Kehadiran para pejabat baru diharapkan mampu memperkuat koordinasi internal, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung pelaksanaan program pemenuhan gizi nasional yang menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah.
Adapun lima pejabat yang diperkenalkan meliputi Lili Khamiliyah sebagai Sekretaris Utama, Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea sebagai Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola, Zainuri sebagai Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran, Mariman Darto sebagai Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama, serta Ketut Sumedana sebagai Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan. Masing-masing pejabat akan bertanggung jawab pada bidang strategis guna memastikan pelaksanaan program BGN berlangsung secara efektif, transparan, dan akuntabel.
Menurut Agustina Arumsari, penguatan sumber daya manusia menjadi salah satu faktor utama dalam meningkatkan kualitas kelembagaan BGN. Dengan struktur organisasi yang lebih lengkap, setiap unit kerja diharapkan mampu menjalankan fungsi pengawasan, perencanaan, distribusi, hingga evaluasi program secara lebih terintegrasi. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari proses reformasi internal yang tengah dilakukan untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan program MBG.
Selain melakukan penguatan organisasi, BGN juga tengah memfokuskan evaluasi terhadap sejumlah aspek penting dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis. Salah satunya adalah validasi data penerima manfaat agar bantuan benar-benar diterima oleh kelompok yang berhak. Evaluasi tersebut mencakup pemutakhiran data, penentuan prioritas wilayah, serta penyempurnaan mekanisme distribusi sehingga anggaran negara dapat dimanfaatkan secara efektif dan tepat sasaran.
Keberadaan pejabat baru diharapkan mampu memperkuat sinergi antara BGN dengan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi yang baik dinilai menjadi faktor penting dalam menyukseskan program pemenuhan gizi nasional, mengingat cakupan penerima manfaat yang sangat luas dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Pengamat kebijakan publik menilai bahwa penguatan struktur organisasi merupakan langkah penting dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan BGN. Selain memperbaiki tata kelola, kehadiran pejabat baru juga diharapkan dapat mempercepat proses pengambilan keputusan, meningkatkan pengawasan terhadap penggunaan anggaran, serta memastikan seluruh program berjalan sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah.
Dengan adanya penyegaran di jajaran pimpinan, BGN optimistis mampu meningkatkan kualitas pelayanan serta mempercepat pencapaian target program pemenuhan gizi nasional. Pemerintah berharap langkah tersebut dapat memperkuat efektivitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sekaligus memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat di seluruh Indonesia.
Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi
“`
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !