Cek Fakta: Klaim Presiden Prabowo Melantik Mahfud MD sebagai Jaksa Agung Dipastikan Hoaks

Cek Fakta: Klaim Presiden Prabowo Melantik Mahfud MD sebagai Jaksa Agung Dipastikan Hoaks

Beredar sebuah unggahan di media sosial yang mengklaim Presiden Prabowo Subianto telah melantik Mahfud MD sebagai Jaksa Agung. Informasi tersebut disertai dengan sebuah foto yang memperlihatkan seolah-olah proses pelantikan sedang berlangsung di Istana Negara. Setelah dilakukan penelusuran, klaim tersebut dipastikan tidak benar atau hoaks. Foto yang digunakan dalam unggahan tersebut diketahui merupakan hasil manipulasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan tidak mencerminkan peristiwa yang sebenarnya. :contentReference[oaicite:0]{index=0}

Tim Cek Fakta Liputan6.com melakukan verifikasi terhadap gambar yang beredar menggunakan perangkat pendeteksi konten berbasis AI, yaitu Hive Moderation. Hasil analisis menunjukkan bahwa gambar tersebut memiliki kemungkinan sangat tinggi sebagai hasil rekayasa digital. Dengan demikian, foto yang dijadikan dasar penyebaran informasi tersebut tidak dapat dijadikan bukti bahwa telah terjadi pelantikan Mahfud MD sebagai Jaksa Agung.

Selain memeriksa keaslian gambar, penelusuran juga dilakukan terhadap berbagai sumber resmi pemerintah maupun pemberitaan media kredibel. Hasilnya tidak ditemukan informasi yang menyatakan Presiden Prabowo pernah melantik Mahfud MD menjadi Jaksa Agung. Hingga saat ini, tidak ada pengumuman resmi dari Istana Kepresidenan maupun Kejaksaan Agung mengenai adanya pergantian Jaksa Agung sebagaimana diklaim dalam unggahan tersebut. :contentReference[oaicite:1]{index=1}

Fakta yang sebenarnya menunjukkan bahwa jabatan Jaksa Agung masih dipegang oleh Sanitiar (ST) Burhanuddin. Ia tetap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pimpinan Kejaksaan Agung sesuai dengan keputusan resmi pemerintah. Oleh karena itu, narasi yang menyebut Mahfud MD telah dilantik menggantikan ST Burhanuddin sama sekali tidak memiliki dasar fakta.

Mahfud MD sendiri juga pernah memberikan klarifikasi terhadap isu serupa yang sebelumnya beredar di media sosial. Ia menegaskan bahwa kabar mengenai dirinya diangkat menjadi Jaksa Agung merupakan informasi palsu dan tidak berasal dari sumber resmi. Pernyataan tersebut sekaligus membantah berbagai unggahan yang berupaya membangun narasi seolah-olah telah terjadi pergantian pejabat di lingkungan Kejaksaan Agung. :contentReference[oaicite:2]{index=2}

Fenomena penyebaran hoaks menggunakan teknologi AI semakin sering ditemukan, terutama menjelang atau setelah muncul isu-isu politik dan pemerintahan. Teknologi kecerdasan buatan memungkinkan seseorang membuat gambar maupun video yang tampak meyakinkan, sehingga masyarakat perlu lebih berhati-hati dalam menerima informasi yang beredar di media sosial. Verifikasi terhadap sumber resmi menjadi langkah penting sebelum mempercayai atau membagikan sebuah informasi kepada orang lain.

Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa kebenaran informasi melalui situs resmi pemerintah maupun media yang telah melakukan proses verifikasi jurnalistik. Apabila menemukan unggahan yang meragukan, pengguna media sosial sebaiknya tidak langsung menyebarkannya sebelum memastikan keabsahan informasi tersebut. Sikap kritis dalam menerima informasi menjadi salah satu cara efektif untuk mencegah penyebaran hoaks yang dapat menyesatkan publik.

Kesimpulannya, klaim yang menyebut Presiden Prabowo Subianto telah melantik Mahfud MD sebagai Jaksa Agung adalah tidak benar. Foto yang digunakan merupakan hasil rekayasa AI dan tidak didukung oleh fakta maupun pengumuman resmi dari pemerintah. Masyarakat diharapkan tetap mengedepankan literasi digital dan hanya mempercayai informasi yang berasal dari sumber yang kredibel serta dapat dipertanggungjawabkan. :contentReference[oaicite:3]{index=3}

Jurnalis : Ghazy fikri izdihar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda mungkin juga menyukainya
Dapatkan Notifikasi Fakta Terkini

Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.

Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !