Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) dikabarkan tengah melakukan pendekatan serius kepada Pep Guardiola untuk mengisi posisi pelatih kepala Tim Nasional Italia. Rumor tersebut mencuat setelah sejumlah media Eropa melaporkan adanya pertemuan antara Guardiola dengan Direktur Teknik FIGC, Paolo Maldini, serta penasihat teknis Leonardo di Barcelona. Pertemuan itu disebut menjadi bagian dari upaya Italia mencari sosok pelatih berpengalaman yang mampu mengembalikan kejayaan Gli Azzurri setelah mengalami periode sulit dalam beberapa tahun terakhir.
Timnas Italia saat ini sedang menjalani proses pembenahan besar-besaran menyusul kegagalan mereka lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Kegagalan tersebut menjadi yang ketiga secara beruntun bagi Italia, sebuah catatan yang belum pernah terjadi dalam sejarah sepak bola negara tersebut. Kondisi ini mendorong FIGC melakukan restrukturisasi organisasi sekaligus mencari figur yang dinilai mampu membawa perubahan signifikan bagi masa depan sepak bola Italia.
Pep Guardiola dianggap sebagai salah satu pelatih paling sukses dalam era modern. Selama karier kepelatihannya, ia berhasil mempersembahkan berbagai gelar bergengsi bersama Barcelona, Bayern Munchen, dan Manchester City. Filosofi permainan menyerang, penguasaan bola yang kuat, serta kemampuannya mengembangkan pemain muda menjadi alasan utama mengapa namanya masuk dalam daftar kandidat utama pelatih Timnas Italia.
Meski demikian, peluang Guardiola menerima tawaran tersebut masih belum dapat dipastikan. Pelatih asal Spanyol itu sebelumnya menyatakan ingin mengambil waktu istirahat setelah mengakhiri masa baktinya bersama Manchester City. Namun laporan terbaru menyebut Guardiola bersedia mendengarkan rencana besar yang dipersiapkan FIGC, termasuk proyek jangka panjang untuk membangun kembali kekuatan Timnas Italia menuju Piala Dunia 2030 dan Euro 2028.
Selain Guardiola, FIGC juga dikabarkan mempertimbangkan beberapa nama lain sebagai alternatif apabila negosiasi tidak mencapai kesepakatan. Beberapa kandidat yang disebut masuk dalam radar antara lain Andrea Pirlo, Roberto Mancini, hingga Antonio Conte. Namun Guardiola tetap dinilai sebagai pilihan utama karena rekam jejaknya yang luar biasa dalam membangun tim yang kompetitif dan konsisten meraih prestasi di level tertinggi.
Salah satu tantangan terbesar bagi FIGC adalah persoalan finansial. Gaji Guardiola yang sangat tinggi ketika masih menangani Manchester City menjadi pertimbangan penting bagi federasi. Sejumlah laporan bahkan menyebutkan adanya kemungkinan dukungan dari beberapa klub Serie A untuk membantu mewujudkan proyek ambisius tersebut apabila Guardiola benar-benar bersedia menerima tawaran melatih Timnas Italia.
Apabila kesepakatan benar-benar terwujud, penunjukan Guardiola diyakini akan menjadi salah satu keputusan terbesar dalam sejarah sepak bola Italia. Kehadirannya diharapkan mampu mengembalikan identitas permainan Azzurri, memperkuat pembinaan pemain muda, serta membawa Italia kembali menjadi kekuatan utama di kompetisi internasional setelah mengalami masa-masa sulit dalam beberapa tahun terakhir.
Hingga saat ini, FIGC belum memberikan pengumuman resmi mengenai sosok pelatih baru Timnas Italia. Proses komunikasi dengan Guardiola dikabarkan masih berlangsung, sementara publik sepak bola dunia menantikan apakah pelatih asal Spanyol tersebut akan menerima tantangan baru untuk memimpin kebangkitan salah satu negara dengan sejarah paling gemilang dalam dunia sepak bola.
Jurnalis : Rizki Ahmad Noviyandi
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !