INDRAMAYU – Di usianya yang telah menginjak 79 tahun, sosok ulama dan pemimpin Pondok Pesantren Al-Zaytun, KH. Panji Gumilang, masih tampak sangat segar, bugar, dan penuh energi. Kesehatan prima yang ia miliki bukanlah tanpa sebab, melainkan hasil dari kedisiplinan tinggi dalam menjaga pola hidup sehat yang ia terapkan selama bertahun-tahun. Rabu 15 April 2026.
Dalam sebuah paparannya mengenai kesehatan, KH. Panji Gumilang membagikan kearifan lokal dan ilmu kehidupan yang ia jalani, menekankan bahwa kunci utama kesehatan terletak pada kesadaran diri dan ketaatan terhadap aturan tubuh.
Mengatur Pola Makan: Sering Puasa dan Waktu yang Tepat
Salah satu rahasia utama yang diterapkan adalah pengaturan jadwal makan yang sangat disiplin. Beliau hanya makan utama pada pukul 13.00 WIB, kemudian diperbolehkan mengemil hingga pukul 16.00 WIB. Setelah waktu tersebut, beliau menjalankan puasa total, tidak memasukkan makanan atau minuman apa pun hingga pukul 13.00 WIB keesokan harinya.
“Manfaat dari pola ini luar biasa. Badan terasa sangat enteng, langkah kaki menjadi ringan, dan pernapasan menjadi panjang serta lega,” ungkap beliau. Pola ini serupa dengan intermittent fasting yang terbukti secara medis sangat baik untuk metabolisme dan ketahanan tubuh.
Gerak Aktif dan Kebiasaan Mulia
Selain menjaga asupan makanan, aktivitas fisik juga menjadi kewajiban harian. KH. Panji Gumilang rutin berolahraga jalan kaki setiap pagi minimal selama 30 menit.
Beliau juga sangat menyarankan kebiasaan mandi sebelum Subuh. Menurutnya, air dingin di waktu tersebut memiliki khasiat besar untuk melancarkan peredaran darah dan menyegarkan seluruh organ tubuh.
Tidur Cepat, Detoks Alami Tubuh
Soal istirahat, beliau menekankan pentingnya membiasakan diri tidur paling lambat pukul 22.00 WIB.
“Manfaat tidur pukul 22.00 malam itu sangat besar, karena pada waktu itulah tubuh kita melakukan proses detoksifikasi alami. Racun-racun dalam tubuh dinetralkan oleh sistem tubuh sendiri. Oleh karena itu, hindarilah banyak begadang yang hanya akan merusak sistem kekebalan tubuh,” jelasnya.
Kekuatan Pikiran Positif dan Syukur
Kesehatan fisik harus diseimbangkan dengan kesehatan jiwa. KH. Panji Gumilang mengajarkan untuk selalu berpikir positif kepada siapa saja, termasuk kepada mereka yang mungkin tidak menyukai kita.
“Sayangi dan rawatlah tubuh kita dengan sebaik-baiknya. Dan yang paling utama, perbanyaklah bersyukur kepada Allah SWT. Setiap bangun tidur, ucapkanlah rasa terima kasih karena Allah masih memberikan kehidupan dan kesehatan. Rasa syukur ini adalah kunci ketenangan hati.”
Kesadaran Diri: Kunci Umur Panjang dan Rezeki
Di usia 79 tahun, beliau membuktikan bahwa dengan perawatan yang tepat, tubuh tetap bisa prima. “Memang kematian adalah ketetapan Allah, namun umur panjang dan kesehatan itu ada di tangan kita yang menjaganya,” tegasnya.
Beliau mengajak semua orang untuk belajar ilmu kesadaran diri.
“Jika kita sudah sadar, maka merawat kesehatan bukan lagi menjadi beban, melainkan kebutuhan yang dilakukan dengan senang hati. Ingatlah,
kebahagiaan tidak bisa dicari dari orang lain, kebahagiaan diciptakan oleh diri kita sendiri. Jika hati sudah bahagia, energi positif akan tertanam di jiwa, dan dengan sendirinya rezeki serta keberkahan akan menghampiri, karena uang dan rezeki pada hakikatnya adalah bagian dari energi positif,” pungkas KH. Panji Gumilang.
Penulis Sutarno
Sumber foto teropong Media
Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !