Sawit Meluas, Sawah Menyusut: Swasembada Pangan Terancam

JAKARTA – Indonesia, yang dulu dikenal sebagai lumbung padi Asia, kini menghadapi ancaman serius terhadap swasembada pangan.

Luas kebun sawit telah mencapai 17,3 juta hektare, sementara sawah menyusut menjadi 7,5 juta hektare. Ini berarti sawit telah meluas lebih dari dua kali lipat sawah.

Pemerintah mengumumkan swasembada beras pada April 2025, namun angka-angka menunjukkan bahwa sawah terus berkurang.

Dalam 32 tahun terakhir, 1,22 juta hektare sawah telah hilang, dan 79.607 hektare sawah berubah menjadi perumahan dan industri dalam lima tahun terakhir.

Bendungan-bendungan baru dibangun, tapi pertanyaannya adalah berapa yang benar-benar berfungsi? Petani juga menua, dengan rata-rata usia di atas 50 tahun, dan hanya 2,14 persen petani muda yang mau turun ke sawah.

“Ini bukan pembangunan, ini sulap prioritas,” Ujar seorang aktivis. “Kita menanam sawit di atas luka, lalu berharap nasi tetap hangat di piring rakyat.”

Swasembada pangan terancam jika tren ini terus berlanjut. Sawit meluas, sawah menyusut, dan petani menua. Apa yang akan terjadi dengan masa depan pangan Indonesia? ( Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda mungkin juga menyukainya
Dapatkan Notifikasi Fakta Terkini

Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.

Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !