A Karhutla Meluas, Dinding dan Plafon Gedung Disnaker Seruyan di Kalimantan Tengah Terdampak - FAKTA HARI INI

Karhutla Meluas, Dinding dan Plafon Gedung Disnaker Seruyan di Kalimantan Tengah Terdampak

Kebakaran hutan dan lahan mulai dekati kantor Pemkab Seruyan Baca artikel detiknews, “Karhutla Meluas, Dinding dan Plafon Gedung Disnaker Seruyan Kalteng Terdampak” selengkapnya https://news.detik.com/berita/d-8713493/karhutla-meluas-dinding-dan-plafon-gedung-disnaker-seruyan-kalteng-terdampak.

 

Karhutla Meluas, Dinding dan Plafon Gedung Disnaker Seruyan di Kalimantan Tengah Terdampak

SERUYAN – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas hingga mendekati kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Kebakaran yang terjadi pada Minggu, 18 Oktober 2026, tersebut berdampak pada bangunan Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), termasuk bagian dinding dan plafon.

Api dilaporkan bergerak dari arah Desa Sungai Undang menuju kawasan perkantoran pemerintah di Kuala Pembuang. Kondisi tersebut membuat petugas gabungan meningkatkan upaya pemadaman untuk mencegah api menjalar ke bangunan lain di sekitarnya.

Kebakaran di kawasan tersebut menjadi perhatian karena sejumlah kantor pemerintahan berada berdekatan dengan area lahan yang terbakar. Selain Disnakertrans, terdapat kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perikanan, Inspektorat, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), serta kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Seruyan.

Petugas Dikerahkan untuk Memadamkan Api

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Seruyan, Nomo Koeswoyo, mengatakan petugas telah bersiaga sejak malam setelah menerima laporan dari masyarakat. Penanganan kebakaran kemudian dilakukan untuk mengendalikan api yang bergerak mendekati kawasan perkantoran.

Dalam operasi tersebut, DPKP Seruyan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit kendaraan slip-on. Upaya pemadaman mulai dilakukan sekitar pukul 09.30 WIB pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Nomo menjelaskan bahwa ketersediaan sumber air dari sejumlah embung di sekitar lokasi membantu proses pemadaman. Akses menuju area kebakaran juga relatif mudah dijangkau sehingga petugas dapat melakukan penanganan di lapangan.

Lahan Gambut Menjadi Tantangan Penanganan

Kawasan yang terbakar didominasi lahan gambut, yang memerlukan perhatian khusus dalam penanganan kebakaran. Kondisi tersebut membuat kesiapsiagaan petugas penting untuk mencegah api meluas dan mengurangi risiko kebakaran kembali muncul di sekitar lokasi.

Penanganan karhutla melibatkan sejumlah instansi, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri. Petugas membagi wilayah penanganan untuk mengendalikan penyebaran api, terutama di sekitar kompleks perkantoran pemerintah daerah.

Wakil Bupati Seruyan, Sekretaris Daerah, serta sejumlah kepala perangkat daerah turut memantau kondisi di lapangan. Pemantauan dilakukan mengingat kebakaran berada dekat dengan fasilitas pemerintahan yang digunakan untuk menjalankan pelayanan publik.

Perangkat Daerah Diimbau Meningkatkan Kesiapsiagaan

Kejadian tersebut menjadi pengingat bagi perangkat daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran, khususnya ketika musim kering meningkatkan risiko karhutla. Ketersediaan peralatan pemadaman awal dan koordinasi dengan petugas menjadi bagian penting dari upaya mengurangi dampak kebakaran.

Pemerintah daerah juga perlu memastikan area di sekitar bangunan tetap dipantau agar potensi api yang mendekat dapat segera ditangani. Langkah pencegahan tersebut penting untuk melindungi fasilitas publik sekaligus menjaga keselamatan petugas dan masyarakat di sekitar lokasi.

Masyarakat Diminta Tidak Membakar Lahan

Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah yang memiliki lahan gambut. Warga juga diminta tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar karena tindakan tersebut dapat memicu kebakaran yang sulit dikendalikan.

Apabila menemukan titik api atau melihat kebakaran mendekati permukiman maupun bangunan, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada petugas berwenang. Respons cepat dan kerja sama antarlembaga menjadi faktor penting dalam mencegah api meluas serta mengurangi kerusakan lingkungan dan fasilitas umum.

Peristiwa karhutla di kompleks perkantoran Seruyan menunjukkan bahwa dampak kebakaran lahan dapat menjangkau kawasan aktivitas pemerintahan. Upaya pemadaman, pencegahan, dan kesiapsiagaan berkelanjutan diperlukan untuk melindungi bangunan serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Jurnalis: Danilo Fernandes

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda mungkin juga menyukainya

Mengungkap Fakta Terkini

Dapatkan Notifikasi Fakta Terkini

Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update berita terbaru, fakta penting, dan informasi viral langsung ke perangkat Anda.

Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !